4 Manfaat Cek Kesehatan Kandungan

Hallobumil Hadirkan Fitur YOPI untuk Cegah Preeklamsia pada Ibu Hamil

Kehamilan adalah hal yang paling dinantikan setiap pasangan suami istri. Ketika mengetahui akan mendapatkan buah hati, pastinya setiap pasangan merasa bahagian dan bersyukur. Tetapi jangan lupa untuk memperhatikan selalu kesehatan kandungan kamu ya, karena cek kesehatan kandungan memiliki manfaat untuk kehamilan kamu. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, jika pemeriksaan kehamilan bisa dilakukan setiap  empat minggu sekali dari pemeriksaan kehamilan pertama kali hingga usia kehamilan 28 minggu, setiap dua minggu sekali dari usia kehamilan 28-36 minggu dan setiap satu minggu sekali dari usia kehamilan 36 minggu hingga waktu melahirkan tiba. Berikut adalah manfaatcek kesehatan kandungan.

  • Mengetahui pertumbuhan dan kesehatan janin

Beberapa tes prenatal dapat menunjukkan kesehatan janin dan perkembangannya, baik jika tes dilakukan pada trimester pertama maupun trimester akhir. Dengan melakukan cek kesehatan kandungan, dokter bisa mengetahui apakah fungsi beberapa organ tubuh penting bayi, seperti jantung, paru-paru, perkembangan volume otak, dan tulang belakang tumbuh secara normal. Jika ada gangguan maka dokter akan berusaha mengoreksinya sebelum bayi lahir. Jangan lupa selalu lakukan kontrol kehamilan rutin.  Demi kesehatan dan keselamatan Si Kecil serta diri kamu sendiri

  • Mengetahui posisi dan struktur janin

Biasanya, seorang ibu diharapkan dapat melahirkan melalui persalinan per vaginam atau persalinan secara normal. Tetapi sebelum proses tersebut dapat dilakukan, kamu harus mengetahui terlebih dulu apakah posisi bayi sudah tepat dan siap lahir. Tes kehamilan dapat mendeteksi jika posisi janin bermasalah, baik karena sungsang atau pun melintang, sehingga dokter bisa segera memberikan tindakan koreksi. Selain itu, untuk pemeriksaan pada trimester ketiga akan diketahui kondisi janin harus lebih diteliti agar kelainan kongenital pada janin dapat dideteksi sejak awal. Pemeriksaan kongenital ini perlu dilakukan di trimester akhir, karena pada usia ini struktur janin sudah lengkap dan cukup besar sehingga bisa dilihat secara jelas melalui USG.

  • Mengetahui jumlah air ketuban

Pada trimester ketiga mengetahui jumlah air ketuban sangatlah penting. Air ketuban yang terlalu sedikit atau terlalu banyak merupakan tanda adanya gangguan atau masalah pada kondisi kehamilan. Maka dari itu, pemeriksaan kehamilan pada trimester akhir harus dilakukan, karena dokter perlu mengetahui jumlah air ketuban kamu agar bisa memutuskan apakah bayi dapat dipertahankan hingga cukup bulan atau harus segera dilahirkan.

  • Mengetahui kondisi plasenta

Untuk mengetahui apakah bayi kamu dapat dilahirkan secara normal atau caesar, Anda juga perlu mengetahui kondisi plasenta bayi kamu. Kalau tali plasenta melilit bayi atau letak plasenta abnormal, dokter akan dapat segera mengambil tindakan berdasarkan hasil pemeriksaan. Kemudian, pada trimester ketiga kamu juga harus memperhatikan tingkat kematangan plasenta untuk mencegah terhambatnya pertumbuhan janin.

Kamu juga jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan kamu selama kehamilan, seperti mengkonsumsi makanan sehat karena pada saat masa kehamilan kamu tidak hanya makan untuk diri sendiri, tapi juga untuk si kecil di dalam kandungan, jangan sembarang meminum obat karena berdampak negatif bagi sang bayi maka agar lebih aman sebaiknya konsultasikan kepada dokter sebelum mengonsumsi obat untuk menjaga kesehatan dan petumbuhan janin, cukupi kebutuhan asam folat karena asam Folat mempunyai peran dalam melindungi janin dari risiko kelainan otak dan sumsum tulang belakang. Ketika masa kehamilan, kamu membutuhkan Asam Folat sebanyak 400 mcg setiap harinya. Sumber makanan yang mengandung Asam Folat adalah bayam, asparagus, brokoli, serta buah jeruk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *